Apa itu Reksa Dana Saham?
Jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek saham. Biasanya dana investasi dialokasikan minimal 80% di saham, maksimal 20% surat utang, dan maksimal 20% pasar uang. Karena alokasi dana ke saham lebih besar dari instrumen lain, maka reksa dana saham ini relatif lebih berisiko dari pada jenis reksa dana lainnya.

Kita Ambil Contoh Reksa Dana BNI AM IDX30



Alokasi investasi dari reksa dana BNI AM IDX30 adalah 99% di saham dan 1% kas dan deposito, artinya sebagian besar dana masyarakat yang terkumpul akan dibelikan saham oleh Manajer Investasi. Saham yang menjadi alokasi terbesar adalah:
Astra Internasional
Bank Mandiri
Bank BRI
Bank BCA
Telkom Indonesia

Ketika saham yang dibeli oleh BNI AM IDX30 mengalami kenaikan harga, maka NAB (harga) reksa dana juga akan mengalami kenaikan, begitu pula ketika harga saham yang dibeli Manajer Investasi tersebut cenderung turun, NAB reksa dana juga akan cenderung turun.

NAB reksa dana saham juga akan mengalami kenaikan ketika Manajer Investasi reksa dana menerima pembayaran dividen dari saham yang dibeli oleh Manajer Investasi reksa dana.

Setelah jam penutupan Bursa Efek Indonesia, Bank Kustodian akan melakukan perhitungan NAB reksa dana berdasarkan harga penutupan setiap saham yang dibeli oleh Manajer Investasi dan aset-aset lainnya, sehingga bisa diketahui berapa harga reksa dana (NAB) di hari itu.
Was this article helpful?
Cancel
Thank you!