Mengapa Pencairan Reksa Dana Bisa Sampai 7 Hari Kerja?

Karena ada prosedur dan proses yang harus dilalui. Dana investasi kamu tidak lagi berupa cash yang bisa diambil kapan saja, melainkan berupa asset saham, obligasi, maupun deposito yang sebelumnya sudah dibelikan oleh Manajer Investasi Reksadana.

Makanya ketika kamu menjual reksa dana, tidak langsung instan masuk ke rekening kamu, melainkan Manajer Investasi reksadana perlu menjual dulu saham/Obligasi/Deposito yang dibelinya dulu, dilakukan rekapitulasi berapa penjualan reksadana di hari tersebut, dicatat dan diadministrasi oleh Bank Kustodian, baru ditransfer ke rekening investor. Nah ini butuh proses dan waktu, tidak bisa langsung selesai sehari.

Namun OJK memberikan batas waktu maksimal 7 hari kerja (tidak termasuk weekend) untuk proses pencairan.

Mengapa bisa sampai 7 hari kerja?


Kita ambil contoh di atas, katakan sebelumnya kamu telah melakukan pembelian reksadana CIMB Principal Index IDX30 yang mana 100% dananya dibelikan saham di Bursa Efek Indonesia. Lalu suatu ketika kamu ingin menjual reksa dana tersebut. Maka, kamu tidak bisa langsung dapat dana tersebut secara instan, karena pihak CIMB Principal Asset Management perlu menjual saham di portofolionya terlebih dahulu.

Proses transaksi penjualan saham tersebut membutuhkan waktu, karena Bursa Efek Indonesia memiliki ketentuan penyelesaian transaksi (settlement) saham (T+2), artinya ketika hari ini melakukan penjualan, CIMB Principal Asset Management baru akan dapat uangnya 2 hari kerja berikutnya.

Karena itu, rata-rata penjualan reksa dana saham paling cepat adalah adalah T+3 (3 hari kerja). Apabila Bank Kustodian tidak sempat mengirimkan dana investor pada hari ke 3 setelah tanggal transaksi, Bank Kustodian akan mengirimkan dana tersebut keesokan harinya sehingga proses penjualan menjadi T+4 (4 hari kerja).

Namun, proses pencairan reksa dana terkadang bisa mencapai T+7 (7 hari kerja) apabila nilai transaksi nasabah pada satu hari cukup besar. Misalnya, apabila terdapat beberapa investor yang ingin mencairkan reksa dananya dengan nilai total di atas Rp1 Millyar, Manajer Investasi biasanya akan menjual portofolio sahamnya tersebut secara bertahap di Bursa Efek Indonesia, agar memperoleh harga jual saham terbaik.

Penjualan secara bertahap dan lebih dari satu hari tentunya akan memengaruhi waktu settlement yang kemudian membuat proses penarikan dana investor bisa lebih lama. Namun Otoritas Jasa Keuangan menetapkan waktu maksimal penjualan reksadana adalah T+7 (7 hari kerja).
Was this article helpful?
Cancel
Thank you!